Gaung Perkasa

 

Gaung Perkasa

 

Ada kabar duka yang kian mengisak tangis

Menyampaikan berita tentang derita

Pada suatu masa yang tak pernah disapa

Entah kini apa yang harus dikata

Terkurung dalam beban atau,

dipaksa bangkit berkorban

 

Siapa yang harus disalahkan,

Siapa yang harus dikorbankan,

Siapa yang harus dimintai pertanggung jawaban

Mungkin ini saatnya bersatu

Melewati awan kelabu,

Bersama perbedaan yang berpadu

 

Memang sulit bila dijalankan

Diharuskan satu tapi bersekat

Ingin berdampingan tapi dibatasi

Menyalahi aturan dan menggapnya beban,

sudah bukan perkara tikus kabur dari sangkar

Tapi tentang transisi yang dibenarkan

 

Kondisi pertiwi sedang gusar

Jangan kau buat semakin buyar

Apalagi menjadi profokator di ujung gerbang

Lebih baik tata moralitas dengan pekerti

Agar bangsa tak tersakiti,

Dan bisa tetap tegap berdiri 

 

Mari kita gemparkan semangat

Menatap harap dengan tekad kuat

Menepis segala panik dan tragedi

Untuk bisa tetap saling mengasihi

 

Kini menjadi sehat bukan pilihan,

tapi sebuah keharusan

Yang dijadikan pedoman bukan hanya aturan,

tapi juga pemahaman tentang kesadaran

Gaungkan dunia dengan keberanian

Berani menyuarakan sebuah kebangkitan

 

Jika dulu tak ada sekat untuk bertemu

Jika dulu berjabat tangan adalah hal apik tuk ditiru

Tapi kini ruang transisi telah membatasi

Karena peristiwa yang banyak menyayat hati

itulah pandemi yang sedang dihadapi

 

Kita adalah bangsa peradaban

Sudah kuat di banting jiwa dan raga

Bahkan momok derita sudah menjadi hal biasa

Maka patuhilah aturan yang ada

Ikuti protokol kesehatan dengan saling menjaga

Jangan menentang apalagi menganggap enteng semata

 

Anak muda jangan merasa paling berkuasa,

Menganggap ini hanya fatamorgana

Mengacuhkan aturan demi kepentingan belaka

Padahal raganya tak sekuat apa yang dipunya

Mari saling jaga agar tidak korbankan nyawa

 

Ini bukan puitisasi bangsa

Tapi ini realita yang ada

Menjadi sehat kini dalam masa transisi ganda

Menghadapi peliknya pandemi dan demokrasi belaka

Jadi ayo bangkit untuk negara

Jangan gusar memikirkan nanti seperti apa

Tapi yakinlah kita selalu punya tempat dimata dunia

Komentar

Postingan Populer